Jaringan
komputer (jaringan)
adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang
didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel,
pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari
jaringan komputer adalah:
Agar
dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta
dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan
disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut
peladen (server). Desain ini
disebut dengan sistem client-server,
dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dua
buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium
transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah
jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang
lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai
peralatan interkoneksinya.
Sejarah
Sejarah
jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh
sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group
riset Universitas
Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya
proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang
harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang
waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga
beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian
ditahun 1950-an ketika jenis
komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus
melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan
konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya
bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS
beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat
lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam
proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.[ Departemen Pertahanan Amerika,
U.S. Defense Advanced Research
Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang
bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan
organik pada tahun 1969. Program riset ini
dikenal dengan nama ARPANET.
Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10
komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling
berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.[5] Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan
bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal,
maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).
Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan
besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung
secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak
diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain
proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani
terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program
surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut
begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun
yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga
diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai
dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang
ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama
yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar,
yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini
dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya
adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan
surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment
di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET
membentuk sebuah jaringan atau network.
Seiring
dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah
protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu,
pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal
dengan sebutan Internet
Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di
Eropa muncul sebuah
jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi
wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup
USENET.
Untuk
menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem
Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal
dengan DNS. Komputer yang
tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke
jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jaringan
komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan
sekaligus memperkenalkan Internet
Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih
pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting
). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak
10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah,
ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe
penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang
lainnya dengan membentuk jaringan. Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer
yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada
tahun 1992. Dan pada tahun yang
sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh
menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja
melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di
situs. Pada tahun yang sama Yahoo!
didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Klasifikasi
Klasifikasi
jaringan komputer terbagi menjadi :
- Berdasarkan
geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide
Area Network (WAN).
Jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah
gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN
seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan
stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai
bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan
perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang
berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Coaxial Cable). Jaringan wilayah luas
Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor
Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama adalah
komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
- Berdasarkan
fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada
ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien
(client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien
harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan
mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk
bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga
ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database
server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen
biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas
memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya.
Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer
saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama
sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani
permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa
diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25,
karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu
banyak.
- Berdasarkan topologi
jaringan, jaringan komputer dapat
dibedakan atas:
- Topologi bus
- Topologi bintang
- Topologi cincin
- Topologi mesh
- Topologi pohon
- Topologi linier
- Berdasarkan distribusi sumber
informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari
komputer klien dan peladen yang mana komputer klien
yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan
beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan
dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
- Berdasarkan media transmisi
data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
1. Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan
Merupakan jaringan dengan
medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak
diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan
gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer
jaringan.
PERANGKAT
HARDWARE JARINGAN
1. NICK (Network Interface Card)
Adalah suatu kartu jaringan yang dipasangkan pada setiap computer yang akan dihubungkan pada suatu jaringan .
2. HUB atau Concentrator
Perangkat keras yang menghubungkan beberapa node atau
titik untuk membentuk suatu jaringan pada topologi star. HUB ada 2 jenis yaitu
manageable HUB dan unmanageable HUB
3. Bridge (Jembatan)
Bridge atau kadangkala disebut transparent bridge merupakan perangkat network yang digunakan untuk menghubungkan dua buah LAN (Local Area Network) atau membagi sebuah LAN menjadi dua buah segmen. Tujuannya adalah untuk mengurangi traffic sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan performa network.
4. Switch
Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti
hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode "
full-duplex" dan "
mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik".
5. VDSL
Alat yang digunakan untuk converter dari suatu kabel
UTP(RJ45) ke kabel telepon (RJ11). Dapat sebagai piranti tambahan yang
menghubungkan jaringan LAN atau internet antar gedung
6. Wireles
Digunakan untuk berkomunikasi antara computer satu
dengan computer yang memiliki NIC wireless atau NIC biasa dan juga mendukung
Wide Are Network
7. Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu
menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan
yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah
dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah. Router
bekerja menggunakan
routing table yang disimpan di memory-nya untuk memutuskan tentang kemana dan bagaimana paket dikirimkan. Router
dapat memutuskan rute terbaik, oleh karena itu router lebih "
cerdas" dibanding bridge
8. Kabel Jaringan
Kabel yang digunakan untuk transmisi antar jaringan.
Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local
(Local Area Network), Sesuai namanya
Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit
(twisted pair) tanpa pelindung
(unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran.
9. Konektor RJ 45
RJ 45 adalah konektor kabel Ethernet yang biasa
digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe
lainnya.
10. Tang Crimping
Adalah tang yang digunakan untuk mengelupas, memotong kabel, memasang kabel UPT/STP pada konektor RJ 45.
11. LAN Tester
Adalah alat yang digunakan untuk mengetes atau cek kabel jaringan, apakah kabel jaringan berjalan transfer transmisinya dengan baik, ataukah ada kebocoran atau putusnya transmisi pada kabel jaringan.
Jenis
– jenis Konfigurasi Pemasangan Kabel Pada Jaringan LAN :
Konektor kabel RJ 45
Mediatech memiliki konfigurasi tiga macam, sesuai dengan perangkat yang ingin
dihubungkannya:
. Straight Through
Configuration
Kabel
jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan dengan tingkat
hierarki yang berbeda. Sebagai contoh adalah ketika kita menghubungkan PC ke
jaringan komputer kita di kantor lewat switch. Tipe kabel jenis ini lebih umum
digunakan dan relatif lebih mudah dalam penyusunan kabelnya saat memasang
konektor RJ-45.
Cross Over
Configuration
Kabel
jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan
hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP
Radio, Router to router.
Kabel Rollover
Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengakses router
dengan PC/laptop kita. Konfigurasi kabel jenis ini cukup simpel karena kita
tinggal membalik urutan kabel yang kita pasang di satu sisi. Misal kita
menggunakan standar 568B (standar untuk kabel straight through), maka kita
tinggal membalik urutan menjadi coklat untuk urutan pertama di ujung kabel yang
lain.
Jenis-jenis Jaringan Komputer
Jaringan komputer
adalah dua komputer atau lebih yang dihubungkan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak sebagai
sarana komunikasi antar komputer.
Komputer di jaringan umumnya dihubungkan menggunakan Network Interface Card (NIC) dan kabel khusus
jaringan. Selain menggunakan model kabel (wired), jaringan juga bisa dihubungkan dengan model
tanpa kabel (wireless) atau melalui gelombang udara. Adapun
perangkat lunak berfungsi sebagai aplikasi yang menjembatani perangkat keras
agar bisa berkomunikasi.
Jadi, jenis jaringan komputer berdasarkan media penghubungnya adalah :
- Jaringan kabel (wired)
- Jaringan tanpa kabel / nirkabel (wireless)
Selain berdasarkan media
penghubungnya, jaringan komputer juga lazim dibedakan berdasarkan luasnya
cakupan wilayah atau skalabilitasnya. Adapun jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan skalanya adalah
sebagai berikut :
- Jaringan Personal atau PAN (Personal Area Network) : Jaringan
komputer yang digunakan secara personal dan terbatas untuk menghubungkan
sebuah komputer dengan piranti teknologi lainnya, seperti ponsel, PDA,
mesin fax, dan sejenisnya.
- Jaringan Lokal atau LAN
(Local Area Network) : Jaringan komputer berada pada suatu
area tertentu (misalnya lab sekolah, warnet, kantor, dan sebagainya).
- Jaringan Metropolitan atau MAN (Metropolitan Area Network) : Jaringan
komputer skala besar, misalnya menghubungkan komputer dalam satu kota atau
satu kampus.
- Jaringan Luas atau WAN
(Wide Area Network) : Jaringan komputer skala luas
meliputi wilayah geografis tertentu, misalnya dalam satu propinsi
atau negara.
- Jaringan Global atau Internet (Internetwork) : Jaringan komputer
skala global yang merupakan gabungan dari berbagai jenis jaringan komputer
di seluruh dunia.
Selain itu, jaringan komputer
bedasarkan topologinya juga terbagi dalam beberapa jenis. Topologi adalah
struktur atau bentuk jaringan yang digunakan. Adapun jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan topologinya
adalah sebagai berikut:
- Topologi Bus:
Penerapannya adalah dengan menggunakan satu jalur utama yang digunakan
secara bersama-sama oleh komputer lain. Kelemahan topologi Bus adalah jika
jaringan utama penuh maka komputer lain tidak dapat mengirimkan data.
- Topologi Ring:
Digunakan untuk mengurangi kelemahan dari topologi Bus. Pada model ini
sebuah komputer akan berfungsi sebagai token. Token digunakan untuk
mengantar data ke komputer tujuan. Token akan bergerak terus selama data
belum terkirim. Kelemahan model ini adalah biaya yang mahal dan kesulitan
dalam perbaikan jika jaringan mengalami kerusakan.
- Topologi Star:
Merupakan model jaringan yang paling sering digunakan. Model ini mirip
seperti topologi Bus, namun digunakan sebuah device sebagai perantara
antar komputer. Device ini bisa berupa Hub atau Switch. Model ini sangat
efisien dalam pengiriman paket data. Lalu-lintas data akan diatur oleh
switch, sehingga kecil kemungkinan data tidak sampai atau terputus.
Selain ketiga topologi di atas,
dikenal juga topologi lain yang merupakan pengembangan dari ketiga topologi di
atas, yaitu Topologi Mesh, Tree, Hybrid, dan Daisy Chain.
Cara
Setting Jaringan LAN
SETTING IP ADDRESS
a. Sebelum anda mengkonfigurasi atau mensetting jaringan sebaiknya anda
pastikan bahwa Network adapter sudah benar-benar terpasang dan drivernya sudah
terinstall dengan benar, anda bisa mengeceknya melalui Control Panel >
Performance anda Maintenance > System > HardwareDevice Manager atau
dengan alternatif lain Klik Kanan My ComputerManage > Device Manager seperti
gambar berikut :
b. Setelah anda
mengecek dan memastikan bahwa installasi network adapternya pas dan benar
sekarang marilah kita coba setting atau mengkonfigurasi no IP Address-nya
caranya sebagai berikut :
Masuklah ke Control Panel > Network and Internet Connections >Network
Conections
Dobel klik pada “Local Area Connections” > Properties
Pada Jendela Local Area Connections Properties, perhatikan “This connection
uses the following items :” > Internet Protokol (TCP/IP) >Properties

isikan No IP sesuai
dengan segmen jaringan yang anda bangun, dalam hal ini silakan diisi :
Pada, Use the following IP Address :
IP Address = 10.63.41.XXX ==> XXX, isikan nomer PC masing-masing, jika PC01
maka 101, dst.
Subnet Mask = 255.255.255.0
Default Gateway = 10.63.41.1
Pada, Use the following DNS Server addresses :
Preffered DNS server = 222.124.162.132
Alternate DNS server = 222.124.162.130
3. SETTING COMPUTER NAME DAN WORKGROUP
a. Buka Control Panel ==> Performance and Maintenance ==> System. Perhatikan
tabComputer Name. Alternatif lain, Icon My Computer ==> Properties ==>
Computer Name.
Isi Computer description dengan deskripsi komputer anda, misal Ruang05’s
computer
Klik Change ==> keluar Computer Name Changes,


b . Computer Name
Changes
Pada Computer Name :isikan nama komputer yang diinginkan (dalam praktikum
isikan sesuai tempat duduk, misal PC01, PC02, PC03, dst….)
Pada Member of, perhatikan yang Workgroup saja, isikan dengan group komputer
yang diinginkan menjadi satu dalam jaringan (dalam praktikum, isikan sesuai
dengan ruang/lab, misal RUANG05, LABKOM05). Nama workgroup untuk masing-masing
komputer yang ingin bergabung pada jaringan tersebut harus sama.
c. Klik OK, tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog Welcome to the
“nama-workgroup” workgroup. Restart PC untuk mengetahui perubahan.
d. Cek Workgroup dan Computer Name
Start ==> Explore ==> cari My Network Places ==> Entire Network
==>Microsoft Windows Network ==> cari Nama Workgroup.

cek workgroup melalui
windows network
Ketika nama Workgroup di klik 2X, maka list nama-nama ( Computer Name) dari PC
yang aktif/hidup akan muncul satu persatu.
4. CEK KONEKSI
IPCONFIG
Merupakan perintah untuk menampilkan settingan atau konfigurasi TCP/IP pada
sebuah komputer.
“ ipconfig /all “
adalah perintah unutk menampilkan konfigurasi TCP/IP lebih detail.
PING
Merupakan perintah untuk mengecek koneksi jaringan sebuah komputer ke HUB,
router, atau komputer yang lain.
Misal : ping ( alamat IP atau Host/Domain ) — ping 192.168.5.1 atau ping com01
“ ping ( IP address )
-t “ adalah perintah untuk mengecek koneksi jaringan dengan selang waktu yang
tidak terbatas, kecuali kita hentikan dengan menekan tombol “ ctrl + C “ pada
keyboard, inipun berguna untuk mengetes tingkat kestabilan koneksi jaringan
yang kita cek.
Berbagai macam pesan atau report ketika kita melakukan perintah PING
Reply from ( IP address ) bytes=32 time(1ms ttl="128
Berarti koneksi jaringan komputer tersebut dalam keadaan normal / baik, seperti
gambar diatas.
Request Timed Out
Berarti koneksi jaringan terputus, bisa jadi tidak ada atau keblokir oleh
firewall
Destination Host
Unreachable
Berarti komputer yg sedang kita cek ( ping ) berbeda workgroup.
NETSTAT
Merupakan perintah untuk menampilkan table routing, menampilkan service
jaringan yg sedang berjalan, menampilkan port protokol yang sedang aktif
TRACERT
Perintah untuk menampilkan jalur atau routing perjalanan packet komunikasi
antara komputer kita dengan komputer (server) lain. Tool ini akan menampilkan
jumlah hop (router) yang dilalui ketika menuju server target. Atau perintah
unutk mengecek status kecepatan koneksi komputer dengan salah satu domain di
internet
Contoh tracert ke domain yahoo.com :
4. SHARING DATA DAN
PRINTER
Cara sharing printer
1. Local Sharing
Sebenarnya Windows XP telah membuatkan sebuah folder khusus yang bernama Shared
Documents. Jika file kita masukkan ke dalam folder tersebut otomatis user lain
akan dapat mengakses data/file-file kita.
2. Sharing Data dalam
Folder
Klik Kanan folder yang ingin dishare > Pilih Sharing and Security… > Pada
Network sharing and Security > Beri tanda Check (v) di depan Share this
folder on the network> Isikan nama data yang dishare pada Share name:
Jika di depan Allow network user to change my files ikut di centang, artinya
user lain bisa menambah dan mengurangi file-file yang kita share.
3.Sharing Drive
Hampir sama dengan Sharing folder. Klik Kanan drive yang akan dishare >
Sharing and Security…If you understand the risk but still to share…dst >
Selanjutnya persis seperti sharing folder (no. 2 ). > Muncul Jendela
Properties dari Drive yang dishare > Klik

Well, begitulah kira - kira pengetahuan untuk Jaringan Komputer Dasar. Diwaktu - waktu berikutnya akan saya paparkan lebih rinci lagi tentang Jaringan Komputer, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi temen - temen / adik - adik yang sedang mengerjakan tugas TKJ di sekolahnya. Salam sukses selalu buat anda semua. Salam hangat dari Riri Pemalang...... :) sampai jumpa!